Hendrawan menjadi pelatih pelatnas Indonesia sejak tahun 2004 dan mundur bulan Mei lalu. Peraih medali perak Olimpiade 2000 itu kemudian menerima pinangan menukangi Malaysia.
Kepergian Hendrawan bisa menjadi sebuah pukulan buat Indonesia, khususnya di sektor tunggal. Tapi bagi Christian Hadinata, kekhawatiran itu terlalu berlebihan. Baginya, kepergian Hendrawan tidak akan banyak berpengaruh bagi perjalanan tim menuju turnamen Indonesia Open.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perginya Hendrawan kami sikapi sebagai motivasi positif. Tidak tampak perubahan. Pemain tak kehilangan semangat dan motivasi. Malah mereka semakin semangat kok, untuk meraih yang terbaik di kejuaraan ini," ujar Christian yang juga menjabat Kepala Sub Bidang Pelatnas kepada wartawan dalam jumpa persdi Jakarta, Selasa (9/6/2009) siang WIB.
"Ini juga bisa jadi ajang pembuktian bagi Davis, apakah ia bisa lebih baik dari Hendrawan ke depannya," tambahnya. (mrp/a2s)











































