Kedua pemain bintang itu berhasil melangkah ke babak delapan besar usai menyingkirkan lawan masing-masing di babak kedua turnamen yang berlangsung hari ini, Kamis (18/6/2009). Keduanya pun sama-sama harus melakoni tiga set.
Taufik sempat kerepotan ketika meladeni perlawanan tunggal putra Thailand, Boonsak Ponsana. Setelah unggul 21-17 di set pertama, ia harus mengakui keunggulan Bonsak 19-21 di set kedua. Di set terakhir, unggulan kelima turnamen ini bangkit dan akhirnya menang dengan skor 21-10.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi pertandingannya dengan Taufik besok, Gade menyebut bahwa lawannya itu kebih diunggulkan. Alasannya, selain masih dianggap pemain yang tangguh, menantu Agum Gumelar itu akan bermain di hadapan pendukung sendiri.
"Taufik adalah lawan terkuat di sini. Ia sudah jadi juara enam kali dan bermain di hadapan pendukung sendiri. Dia pasti akan mendapatkan banyak dukungan," tandas pria berusia 32 tahun ini.
Ketika disinggung rekornya head-to-head nya yang lebih unggul dari Taufik, Gade hanya tersenyum kecil. Ia lalu mengayunkan tangan sambil berekspresi seolah-olah mengatakan, "Rekor itu tak penting."
"Persentasenya mungkin 60:40 untuk Taufik," lanjut dia.
Taufik sendiri cukup antusias menanti pertandingan melawan pebulutangkis yang juga temannya di luar lapangan itu. Ia memprediksikan laga melawan Gade bakal berlangsung seru.
"Peter Gade pemain bagus. Saya selalu senang bermain lawan dia. Mungkin pertandingan nanti bakalan seru," tukasnya.
(roz/a2s)











































