Kekhawatiran bakal absennya Nadal di Wimbledon sudah muncul usai dia tersingkir di babak keempat Prancis Terbuka. Pemuda Spanyol itu mengalami masalah pada lututnya yang juga telah memaksa dia absen di turnamen pemanasan Queenβs Club.
Nadal memutuskan mundur dari Wimbledon dua jam setelah dia melakukan laga eksebisi menghadapi Stanislas Wawrinka. Sama dengan laga eksebisi menghadapi Lleyton Hewitt kemarin, hari ini petenis yang dijuluki King of Clay itu juga mengalami kekalahan. Hasil yang membuat dia yakin untuk memutuskan mundur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat saya memulai turnamen seperti Wimbledon, saya selalu berusaha untuk menang, dan feeling saya mengatakan kalau saat ini saya tidak siap bermain untuk menang," sambung petenis peraih enam titel Grand Slam itu.
Soal cedera yang kini dideritanya, Nadal memastikan kalau itu tak akan sampai mengancam karirnya yang memang masih panjang. Dia menyebut kalau lututnya cuma butuh istirahat untuk bisa kembali ke kondisi terbaik.
"Saya pikir saya telah mencapai batasnya sekarang. Saya harus beristirahat untuk kembali jadi kuat. Ini bukan cedera kronis. Saya akan pulih, itu pasti. Satu masalah besarnya adalah, saat saya bermain saya jado banyak berpikir soal cedera ini dibanding memikirkan jalannya pertandingan. Jadi sangat sulit untuk bisa bermain baik dalam kondisi seperti ini," pungkas dia.
Dalam kurun 40 tahun terakhir, Nadal jadi petenis kedua yang mudur setelah pada tahun sebelumnya menjadi juara. Petenis yang juga gagal mempertahankan gelarnya karena tak ikut berkompetisi adalah Goran Ivanisevic di tahun 2002.
(din/din)











































