Lee melangkah ke final usai menundukkan tunggal putra asal China, Chen Jin, dengan skor 21-15 dan 22-20. Sebelum pertemuan di final Indonesia Open ini, Lee sudah dua kali menghadapi Taufik, yakni di All England dan Swiss Open, dan keduanya selalu berhasil ia menangi.
Namun, ia menyebut bahwa kondisi Taufik saat ini tengah menanjak. Oleh karena itu ia menyebut bahwa peluang dirinya dan Taufik menang di final nanti sama kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besok peluangnya 50:50. Tinggal lihat kondisi saja besok bagaimana," tandas tunggal putra Malaysia ini.
Menanggapi suasana di Istora Senayan yang ramai dengan sorak-sorai penaonton, Lee mengaku oke-oke saja. Ia tak merasa terganggu dengan segala keramaian itu.
"So far so good. Saya harap bisa membuat mereka happy besok," tandasnya.
Lee disebut-sebut beruntung karena Lin Dan yang dianggap sebagai pebulutangkis tertangguh dalam turnamen ini sudah kandas di tangan Chen Jin di babak perempatfinal. Namun ia menganggap bahwa sebenarnya itu hanyalah strategi China sebelum memainkan Lin Dan dalam World Championship di India.
"Bisa jadi itu adalah strategi China sebelum menghadapi World Championship. Tapi hari ini Chen Jin juga bermain dengan hebat."
"Saya akan memberikan yang terbaik (dalam turnamen ini) sekaligus menjadi persiapan saya sebelum ke World Championship," tegas dia. (roz/din)











































