Kejuaraan grandslam Wimbledon tahun ini tidak akan diikuti petenis putra nomor satu dunia Rafael Nadal. Juara Wimbledon tahun lalu tersebut absen karena cedera yang belum pulih.
Keputusan Nadal disambut dengan kesedihan dari sang rival, Federer. "Tiga tahun terakhir, di Wimbledon, kami saling berhadapan. Ia rival utama saya. Pertarungan kami selalu berlangsung luar biasa," ujar Federer seperti dilansir dari Reuters.
"Saya bersedih untuk Nadal, sebab ini merupakan keputusan sangat sulit untuk dibuat," lanjutnya.
Musim lalu, kedua petenis saling berhadapan di laga puncak yang merupakan final tunggal putra Wimbledon dengan durasi terlama. Federer pun masih terkenang akan laga itu.
"Jadi Anda tidak akan melihat final yang sama lagi. Saya kecewa karena saya senang bertarung melawan Nadal. Final tahun lalu benar-benar luar biasa," tutup petenis berjuluk Fedex itu.
Tak cuma Federer, petenis lain juga mengungkapkan kesedihannya. "Sungguh mengecewakan ketika pemain sekelas Nadal mengundurkan diri dari WImbledon, apalagi ia adalah juara bertahan," kata Andy Murray.
"Saya menikmati permainan Nadal. Ia pemain favorit saya. Seluruh fans akan kecewa, namun Nadal harus memutuskan yang terbaik bagi dirinya," lanjut petenis putra unggulan kedua Wimbledon tahun ini tersebut.
Petenis putri Serena Williams pun ikut bersimpati pada Nadal. "Saya sedih. Saya fans berat Nadal. Namun saya yakin banyak petenis putra lain yang bisa tampil sebaik Nadal," ujar Serena. (nar/din)











































