Memulai debut di Wimbledon pada tahun 1997, Venus jadi juara tiga tahun kemudian. Total lima titelΒ telah ia peroleh di lapangan rumput All England Lawn Tennis Club, termasuk dua terakhir pada tahun 2007 dan 2008.
Diunggulkan di tempat ketiga tahun ini, Venus yang telah berusia 29 tahun adalah petenis tertua di jajaran peringkat 10 besar WTA. Tapi itu tak mengurangi sedikit pun ambisi Venus untuk jadi yang terbaik lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibandingkan dengan para petenis seusianya, Venus terhitung awet. Nama-nama seperti Martina Hingis dan Anna Kournikova sudah tenggelam dan kini mereka tak lagi melanjutkan karirnya di dunia tenis.
"Serena (adik Venus) dan saya sering bicara soal ini. Apa yang terjadi dengan mereka? Kami masih di sini dan tidak beranjak. Sungguh sebuah berkah bisa sukses dan masih bisa bermain tenis dengan hebat di titik ini," jelas Venus.
Venus tak lupa mengomentari salah satu perubahan terbesar di Wimbledon tahun ini, yakni keberadaan atap di atas lapangan utama. Artinya, tak akan ada lagi penundaan pertandingan akibat cuaca yang tak menentu.
"Selalu update dan jangan terlambat. Itulah motto saya. Jadi saya pikir atap ini hal yang bagus," tuntasnya.
(arp/key)











































