Di Center Court, Senin (22/6/09) malam WIB, Federer yang merupakan unggulan pertama di turnamen ini pasca absennya peringkat satu dunia, Rafael Nadal, sempat menghadapi perlawanan sengit dari Hsun Lu di set pertama.
Federer sempat empat kali membuang peluang lewat break point yang dia miliki dan juga kehilangan satu servis yang membuatnya tertinggal 2-3. Namun dengan cepat petenis Swiss itu bisa membalikkan keadaan di game terakhir set pertama untuk menutupnya dengan 7-6.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini menjadi awal yang bagus buat FedEx untuk menambah koleksi gelar grand slamnya menjadi 15. FedEx berambisi untuk kembali meraih gelar Wimbledon, yang tahun lalu lepas ke tangan Nadal, setelah sebelumnya berhasil berhasil jadi juara selama lima tahun beruntun.
Di babak kedua Federer akan berhadapan dengan petenis Spanyol, Guilermo Garcia Lopez, yang di babak pertama menang mudah atas petenis Argentina, Agustin Calleri, 6-2, 6-3, 6-2.
Kemenangan Federer ini juga menandai laga pertama di lapangan utama Wimbledon yang sejak beberapa bulan lalu memiliki atap yang bisa digeser. Laga sempat berlangsung dalam suasana mendung, meski hujan tak sempat turun dan atap geser tak harus digunakan.
(din/nar)











































