Oudin adalah kejutan terbesar Wimbledon 2009 sejauh ini. Status tersebut dia dapat setelah menyingkirkan unggulan lima sekaligus mantan petenis nomor satu dunia, Jelena Jankovic. Beberapa jam lalu petenis Amerika Serikat itu menang tiga set 6-7(8), 7-5, dan 6-2.
Oudin mungkin terbantu dengan cuaca panas yang membuat lawannya sempat mendapat perawatan. Namun kemenangan di babak ketiga tersebut tentu tak semata hanya karena keberuntungan akibat suhu yang tinggi karena dia pada dasarnya remaja 17 tahun itu memang punya potensi besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir saya telah menghadapinya dengan sangat baik. Saya hanya berpikir kalau dia (Jankovic) seperti pemain lainnya dan ini adalah pertandingan umum dalam sebuah turnamen biasa, dan bukan sebagai pertandingan besar di Wimbledon dan menghadapi salah satu petenis 10 besar dunia," ungkap Oudin membeberkan rahasia kemenangannya.
"Ini tidak seperti, 'Ya ampun, saya menghadapi mantan nomor satu dunia'. Saya tahu kalau saya tengah bertanding dengannya untuk setiap poin yang dibuat,Β jadi yang bisa saya lakukan adalah tetap berusaha," sambung dia.
Dibanding petenis pro lainnya, ukuran tubuh Oudin tergolong mini. Dia cuma punya tinggi badan 1,68 meter, bandingkan dengan Jankovic yang berpostur 1,77 meter. Namun dengan usia dan fisik yang masih mini, Oudin menunjukkan kalau ada kemampuan besar tersimpan dalam dirinya.
"Dia membuktikan kalau Anda tak harus memiliki tubuh yang tinggi untuk bisa memenangi gelar juara," demikian Oudin mengomentari petenis idolanya, Justine Henin.
(din/nar)











































