Diberitakan Reuters, pihak panitia sebelumnya cuma berencana menutup permukaan lapangan dengan sejenis terpal karena diharapkan hujan tak benar-benar turun. Namun karena rintik air tak kunjung mereda, untuk kali pertama sejak dibangun tahun 1922, lapangan utama All England Club akhirnya memiliki atap.
Dalam pertandingan tersebut, Safina yang ditempatkan sebagai unggulan utama sempat dibuat ketar-ketir oleh Mauresmo. Lewat pertarungan tiga set, petenis Rusia itu akhirnya menang 4-6, 6-3 dan 6-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mauresmo mampu mematahkan servis Safina di awal set kedua, namun dia kemudian mulai dibuat keteteran oleh petenis nomor satu dunia itu. Safina yang belum pernah memenangi satu pun gelar Grand Slam kemudian unggul 4-1 saat pertandingan ditunda akibat rintik air mulai jatuh ke atas lapangan.
Setelah terhenti sekitar 44 menit, pertandingan dilanjutkan kembali. Mauresmo sempat memperkecil ketinggalannya menjadi 5-3, meski dia tetap tak mampu menghindar dari kekalahan karena Safina kemudian menang 6-3 di set kedua ini.Β
Mauresmo memulai set ketiga kembali dengan meyakinkan. Mematahkan servis lawannya, dia mampu langsung unggul 3-0. Pertandingan kemudian berjalan sengit, Safina mampu memperkecil ketinggalan menjadi 2-3 meski Mauresmo kemudian melebarkan kembali keunggulannya jadi 4-3.
Setelah mampu mematahkan servis Mauresmo dan menyamakan kedudukan di posisi 4-4, Safina akhirnya tak terhadang untuk memastikan tiket ke babak perempatfinal. Lawan yang akan menunggunya adalah petenis non unggulan asal Jerman, Sabine Lisicki.
Sementara itu pada pertandingan lainnya, Francesca Schiavone, menang dua set langsung atas Virginie Razzano 6-2 dan 7-6 (1) untuk melangkah ke babak perempatfinal. Di fase tersebut dia sudah dinanti unggulan empat Elena Dementieva yang dengan mudah menundukkan rekan senegaranya Elena Vesnina dengan 6-1 dan 6-3. (din/din)










































