Standing Ovation untuk Atap Wimbledon

Standing Ovation untuk Atap Wimbledon

- Sport
Selasa, 30 Jun 2009 08:12 WIB
Standing Ovation untuk Atap Wimbledon
London - Laga Dinara Safina vs Amelie Mauresmo sedang terhenti saat penonton tiba-tiba berdiri dan bertepuk tangan. Mereka memang tidak menyemangati kedua petenis, tapi terpesona atap Wimbledon yang akhirnya digunakan.

Setelah diperkirakan akan "mubazir" tahun ini, karena suhu Kota London justru sangat panas di pekan pertama lalu, atap geser tersebut akhirnya digunakan untuk pertama kali. Dinara Safina dan Amelie Mauresmo jadi dua petenis yang mendapat kehormatan untuk pertama kali bermain di bawahnya.

Hujan yang pada tahun sebelumnya jadi sesuatu yang sangat dihindari, kini tak perlu lagi dihindari. Bahkan sejak pekan lalu, hujan sangat diharap-harapkan oleh penonton yang datang karena mereka mau melihat atap baru tersebut. Dan keinginan publik Wimbeldon terwujud beberapa jam lalu, meski hujan sesungguhnya tak turun dengan deras-deras sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kondisi cuaca seperti ini, wasit memutuskan untuk menutup atap Centre Court roof," demikian diumumkan announcer melalui pengeras suara seperti diberitakan AFP.

Atap geser bernilai 80 juta poundsterling tersebut membutuhkan waktu tujuh menit untuk menutup. Dan saat kedua sisi atap bertemu di tengah lapangan, penonton yang memadati arena spontan berdiri dari kursinya dan memberikan tepuk tangan meriah. Kilatan cahaya kamera pun langsung membanjiri ruangan stadion yang kini tertutup itu

Hujan tak lama kemudian berhenti, namun atap tersebut tetap dibiarkan tertutup. Pertandingan antara Safina vs Mauresmo yang dihentikan pada pukul 16.35 waktu setempat akhirnya dilanjutkan pukul 17:19, atau terhenti sekitar 49 menit.

"Kami sudah menunggunya sejak lama. Ini adalah kali pertama di Wimbledon orang-orang menunggu datangnya hujan, meski kami masih berharap cuaca cerah dan matahari bersinar terang," ungkap Presiden Eksekutif All England Club, Ian Ritchie.

Atap geser Wimbledon ini terbuat dari kain yang ringan dan fleksibel bernama Tenara yang bisa dilipat di atas penyangga dengan total berjumlah 10. Terletak 16 meter di atas permukaan lapangan, atap ini lumayan tinggi untuk mencegah bola lob menabraknya.

Tahun ini, untuk kali pertama sejak diadakan tahun 1877, Wimbledon akhirnya menjadi sebuah turnamen tenis in door. (din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads