Atap Wimbledon, Disukai Sekaligus Dikeluhkan

Wimbledon

Atap Wimbledon, Disukai Sekaligus Dikeluhkan

- Sport
Selasa, 30 Jun 2009 16:25 WIB
Atap Wimbledon, Disukai Sekaligus Dikeluhkan
Wimbledon - Apa komentar para kontestan Wimbledon tentang atap geser yang akhirnya digunakan? Ada yang berkata menyenangkan, namun ada pula yang menilai bermain di bawah atap cukup sulit.

Untuk pertama kalinya, atap geser Wimbledon digunakan dalam laga antara Amelie Mauresmo kontra Dinara Safina , Selasa (30/6/2009) dinihari WIB di lapangan utama All England Club.

"Bermain di bawah atap, saya merasakan atmosfer yang mengasyikkan. Saya bisa lebih merasakan keriuhan penonton," ujar Safina yang memenangi pertandingan tersebut.

Sang lawan, Mauresmo juga menyatakan penilaian positif. "Dengan adanya atap, kondisinya sedikit berbeda. Kecepatan bola menjadi lebih meningkat. Itu positif bagi turnamen ini," timpal petenis asal Prancis itu seperti dilansir dari Skysports.

Namun pendapat sebaliknya dikatakan Murray, yang berlaga setelah partai Safina vs Mauresmo. "Sungguh berat ketika Anda melakukan pemanasan, mempersiapkan diri untuk laga outdoor dan kondisi di luar tidak hujan, ternyata Anda harus bermain di bawah atap," kata Murray.Β 

"Saya senang main indoor. Namun ketika Anda tidak punya persiapan atau pengalaman bermain di lapangan rumput secara indoor, maka akan sulit," tambah petenis Britania Raya tersebut.

Petenis berdarah Skotalandia itu melakoni laga sepanjang lima set guna melampaui petenis Swiss Stanislas Wawrinka. "Kami mandi keringat. Kami berdua selalu melap tangan kami dengan handuk, karena penuh keringat. Ketika laga selesai saya merasa seperti habis mandi," keluhnya.

"Pergerakan saya jadi lebih lambat dan saya harus mengerahkan banyak tenaga untuk servis. Yang jelas saya harus mengganti gaya permainan saya andai nanti harus bermain di bawah atap lagi," tutup petenis putra peringkat ketiga dunia itu. (krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads