Sama seperti kakaknya, Serena dengan mudah meraih tiket ke babak semifinal. Bertanding di Court 1, Rabu (30/6/2009) waktu setempat, unggulan ketiga itu menang dua set langsung 6-2 dan 6-3 atas Azarenka dalam durasi satu jam dan 13 menit.
Williams mengawali usahanya maju ke semifinal hanya dengan waktu 26 menit untuk merebut set pertama. Tanda awal kemenangan Serena adalah saat dia merebut game keenam setelah sempat dua kali melakukan break point yang membuat dia unggul 4-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Azarenka sempat memberi sedikit perlawanan di set kedua, memaksa Serena bermain deuce pada game perdana. Petenis Belarusia itu bahkan merebut game kelima yang membuatnya unggul 3-2, meski dia kemudian tak mampu mempertahankannya lantaran Serena mampu memenangi seluruh game tersisa dan menutupnya dengan kemenangan 6-3.
Di semifinal, Serena akan menantang Elena Dementieva. Putri Rusia unggulan empat itu lolos ke empat besar setelah menang straigt set 6-2 dan 6-2 atas Francesca Schiavone.
Dementieva yang merupakan juara Olimpiade langsung unggul 5-0 atas Schiavone di set pertama. Meski kemudian servis-nya berhasil dipatahkan, yang membuat kedudukan berubah menjadi 5-2, Dementieva akhirnya menutup set pembuka dengan kemenangan meyakinkan 6-2.
Penampilan Schiavone sedikit membaik di set kedua dengan memenangi servisnya sendiri untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tapi dengan forehand keras dan terarah yang jadi adalan Dementieva dalam lapag tersebut, ambisi Schiavone untuk menjadi petenis putri Italia pertama yang melangkah ke semifinal Wimbledon akhirnya pupus.
Partai semifinal tunggal putri lain akan mempertemukan sang juara bertaha dengan unggulan teratas. Sukses menundukkan Agnieszka Radwanska, Venus Williams akan ditantang Dinara Safina, yang pada laga lain lolos dari hadangan Sabine Lisicki.
(din/roz)











































