Pada hari ke-7 Wimbledon, fans dapat tontonan seru berdurasi panjang kala Andy Murray harus memainkan lima set sebelum akhirnya bisa mematahkan perlawanan Stanislas Wawrinka di babak keempat.
Mengangankan bahwa duel sengit serupa akan hadir di partai perempatfinal putri, Reuters pun menyebut bahwa fans membanjiri Lapangan Satu pada hari Selasa (30/6/2009) waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk dua partai yang paling dinantikan di Lapangan Satu pada hari itu fans rela membayar 62 poundsterling (sekitar Rp 1 juta), hanya untuk kemudian menyaksikannya tuntas selama total dua jam 14 menit saja.
Jika ditambah satu partai semifinal lainnya ketika Serena Williams menang atas Victoria Azarenka --yang juga hanya berlangsung dua set-- maka duel Murray kontra Wawrinka yang mencapai empat jam itu bahkan lebih lama dari total durasi duel ketiga perempatfinalis putri.
Maka, boleh jadi banyak yang merengut kurang puas melihat betapa tampak kurang seimbangnya persaingan sejumlah petenis putri tersebut, dibandingkan di sektor putra. Rugikah fans? Serena menilai sama sekali tidak.
"Anda melihat para pemain putri ini memainkan permainan terbaik mereka dan tidak kehilangan satu set pun. Saya pikir itu luar biasa. Para pemain top ini benar-benar tampil di puncak permainan, jadi tak percuma kok Anda mengeluarkan uang," tegas mantan petenis nomor satu dunia tersebut.
Serena sendiri akan berhadapan dengan Dementieva di semifinal, sementara itu di partai empat besar lainnya Dinara Safina ditantang oleh Venus.
(krs/a2s)











































