Rafael Nadal menghentikan laju Murray di Wimbledon 2008. Si petenis Spanyol tersebut kala itu menang telak dengan skor 6-3, 6-2 dan 6-4.
Tahun berganti, Nadal absen di Wimbledon dan Murray telah mencapai babak delapan besar lagi. Lawan yang kali ini akan Murray hadapi adalah Juan Carlos Ferrero yang kebetulan satu negara dengan Nadal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka, seperti tahun lalu Murray pun kini ada di perempatfinal menghadapi petenis Spanyol setelah di babak sebelumnya berpeluh lama-lama menghadapi lawan. Meski ada dua faktor yang sama, tapi dia tak mau bernasib serupa seperti tahun lalu.
"Saya memiliki peluang untuk maju lebih jauh ketimbang tahun lalu dan memenangi turnamen dan itulah tujuan saya," tegas dia di The Sun.
Dengan modal pengalaman tahun lalu, dia pun menggarisbawahi bahwa dirinya sekarang sudah lebih siap. Yang paling utama adalah bagaimana proses pemulihan stamina setelah di babak sebelumnya melalui partai yang menguras energi.
"Saya kini merasa baik-baik saja. Saya pikir saya sekarang tahu bagaimana memulihkan diri lebih baik dibandingkan sebelumnya. Di sekeliling saya ada orang-orang yang tepat dan mereka tahu bagaimana kinerja tubuh saya."
"Jika Anda merasa bisa memenangi sebuah kompetisi, Anda takkan puas hanya dengan mencapai perempatfinal saja," tandas Murray.
(krs/a2s)











































