Minggu (5/7/2009), ribuan penonton yang menyaksikan di All England Lawn Tennis and Croquet Club dan jutaan lainnya yang menyaksikan lewat televisi dibuat terkesima dan terhibur oleh partai final ini.
Roddick yang dikenal sebagai pemilik servis keras melejit duluan dengan memenangi set pertama 7-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertarungan tetap berlangsung ketat di set ketiga. Servis-servis Roddick tetap cepat dan menyengat tetapi Federer justru berhasil berbalik unggul dengan merebut set ini 7-6 (7-5).
Roddick kembali mengandalkan servis-servis keras yang menyulitkan Federer di set keempat. Hanya dalam waktu 32 menit, durasi set terpendek, Roddick menang 6-3 dan memaksa digelarnya set kelima.
Di set kelima, pertarungan berlangsung panjang dan alot serta membuat siapapun yang menyaksikan harus menahan nafas. Federer dan Roddick berkejaran angka dengan memanfaatkan setiap servis yang mereka pegang jadi poin.
Akhirnya, setelah melalui pertarungan sepanjang 1,5 jam di set terakhir saja, sebuah pukulan forehand yang meleset dari Roddick membuat Federer menang 16-14 dan berhak atas gelar juara Wimbledon. (arp/krs)











































