Federer kembali menempati peringkat teratas dunia yang sempat lepas dari tangannya pada Agustus tahun lalu. Sebelumnya, petenis asal Swiss itu menduduki posisi pertama sejak 2 Februari 2004, atau selama 237 pekan. Selanjutnya, peringkat satu dunia digenggam oleh petenis Spanyol Rafael Nadal.
"Ini fantastik, sebab ketika Anda kehilangan ranking satu dunia, Anda tak pernah tahu apakah Anda akan bisa kembali ke posisi tersebut atau tidak," ujar Federer seperti dilansir dari Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu apakah ada masa-masa yang lebih indah di sepanjang karir tenis saya, selain saat ini," ujar petenis yang baru saja memecahkan rekor gelar grandslam terbanyak dengan 15 trofi itu.
Federer menyatakan bahwa dengan menjadi nomor satu, segalanya terasa mudah baginya. "Ketika itu, saya mengalahkan sepuluh petenis terbaik lainnya. Saya selalu menang di final di mana saya tampil. Jadi, saya berharap kemudahan itu kembali berulang dan saya mampu mendominasi rival-rival saya lagi," tutupnya. (nar/a2s)











































