Lapangan keras di kota Portoroz, Minggu (27/7/2009), menjadi saksi kuatnya tekad Safina untuk memenangi turnamen ini. Setelah bertarung tiga set dengan durasi 172 menit, Safina akhirnya keluar sebagai juara.
Datang sebagai petenis nomor satu dunia dan unggulan teratas, Safina justru kehilangan set pertama dengan 6-7 (5-7). Namun petenis Rusia itu mampu bangkit dan merebut dua set berikut dengan 6-1, 7-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Errani menghadirkan pertandingan yang sulit tetapi saya benar-benar ingin menjuarai turnamen ini," ungkap Safina menegaskan tekad kerasnya untuk menang seperti dilansir Reuters.
Keberhasilan di Slovenia adalah yang pertama bagi Safina di lapangan keras sejak menjuarai Toray Pan Pacific tahun 2008. Di Australia Terbuka tahun ini, yang juga di atas lapangan keras, Safina sukses ke final tapi ditekuk Serena Williams.
(arp/a2s)











































