Di Uniprix Stadium, Montreal, Minggu (16/8/2009) dinihari WIB, Murray berhadapan dengan Tsonga yang sebelumnya menghentikan unggulan teratas Roger Federer. Murray tampil bersemangat dan menang 6-4, 7-6 (10-8).
Bersemangatnya penampilan Murray langsung terlihat saat ia mematahkan servis Tsonga dan melaju 3-1. Tsonga kemudian mengejar hingga posisi 4-5, tetapi Murray menutup set ini dengan 6-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini mengantar Murray naik ke peringkat dua dunia menggusur Rafael Nadal yang tak pernah keluar dari dua besar sejak Juli 2005. Petenis 22 tahun itu juga jadi petenis Britania dengan ranking tertinggi sejak sistem pemeringkatan diperkenalkan tahun 1973.
Nadal harus rela posisinya digeser Murray karena petenis Spanyol itu telah masuk kotak di babak perempatfinal karena dibuat bertekuk lutut oleh petenis Argentina, Juan Martin del Potro.
"Selama lima tahun, semuanya tentang Roger dan Rafa di 1-2. Ini sebuah hal yang sulit dilakukan karena Roger dan Rafa saya nilai adalah dua petenis terbaik, mungkin untuk sepanjang masa," ujar Murray dikutip Reuters.
Di final, Murray akan menghadapi pemenang pertandingan antara Del Potro menghadapi Andy Roddick. Bila bisa bertahta di final, Murray bakal jadi petenis Britania pertama yang juara di sana dalam 128 tahun.
(arp/din)











































