Pada final di nomor tunggal putra dan putri, China bahkan menciptakan partai antar-sesama wakilnya. Di nomor tunggal putra, Lin Dan yang pada turnamen kali ini ditempatkan sebagai unggulan kelima, tampil menghadapi unggulan dua, Chen Jin.
Meski demikian, Lin Dan rupanya masih terlalu tangguh untuk rekan senegaranya itu. Ia menang dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-16. Lin Dan pun mencetak rekor dengan merengkuh hat-trick juara berturut-turut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cerita pertemuan antar pemain China juga terjadi nomor ganda putri, di mana pasangan Zhang Yawen/Zhao Tingting berhadapan dengan Cheng Shu/Zhao Yunlei. Zhang/Zhao keluar sebagai juara setelah mengandaskan perlawanan Cheng/Zhao lewat tiga set 17-21, 21-17, dan 21-16.
Final tanpa sesama wakil China terjadi di nomor tunggal putra di mana Fu Haifeng/Chai Yun bertanding melawan ganda Korea Lee Yong-Dae/Jung Jae-Sung. Meski harus melewati tiga set, Fu/Chai akhirnya bisa menundukkan Lee/Jung dengan skor 21-18, 16-21, dan 28-26.
Sedangkan di nomor ganda campuran, tak ada wakil China. Yang ada adalah final antara wakil Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, melawan ganda campuran Indonesia, Nova Widianto/Lilyana Natsir.
Nova/Lily yang ditempatkan sebagai unggulan kedua di turnamen ini gagal memberikan medali untuk Indonesia. Mereka harus menyerah dua set langsung dari Laybourn/Juhl, yang merupakan unggulan ketujuh, dengan skor 13-21 dan 17-21.
(roz/arp)











































