Pertandingan puncak itu ia menangi dengan dua set langsung 6-1 7-5, dan gelarnya di tahun ini bertambah menjadi empat.
"Awal yang bagus selalu membantu. Contohnya hari ini," ujar Federer merujuk pada keunggulan cepat 3-0 di set pertama, sebelum ia menghadapi perlawanan lebih ketat dari Djokovic di set kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam keadaan tertinggal unggulan teratas itu berhasil mengambil dua game berikutnya, dan memaksa tiga break point lagi pada servis Djokovic di game kedelapan.
Sebuah kesalahan forehand dari Federer memberi Djokovic sebuah set point di angka 5-4, tapi bintang Swiss itu berhasil mengamankannya melalui sebuah servis keras.
Setelah sama kuat 5-5, Federer mem-break Djokovic lagi dan mengoptimalkan servisnya untuk menyabet titel Masters-nya yang ke-16, atau piala ke-61 dalam karirnya.
"Dia memang bagus sekali hari ini. Tapi dua tahun terakhir ini sungguh luar biasa buatku di Cincinnati," tukas Djokovic, yang tahun lalu juga menjadi runner up di turnamen .
Ini adalah trofi pertama Federer sejak memenangi Wimbledon pada 4 Juli lalu. Minggu lalu, dalam comeback-nya setelah menjadi bapak, ia terhenti di babak perempatfinal Rogers Cup di Montreal. Minggu depan Federer akan tampil di AS Terbuka, di mana ia berpredikat juara bertahan.
(a2s/mrp)











































