Murray saat ini berhasil menduduki rangking dua dunia. Dalam usahanya menjejak posisi tersebut, petenis berusia 22 tahun tersebut di antaranya berhasil menjadi jawara di Miami dan Montreal.
Kini Murray bakal berupaya menajamkan raihannya tahun lalu ketika jadi finalis di AS Terbuka. Dia sekaligus akan berusaha menjadi orang Inggris Raya pertama yang menjadi juara grand slam semenjak Fred Perry pada tahun 1936 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini aku menyamai hasil terbaikku di Australia (16 besar), dua babak lebih baik di Prancis (perempatfinal) dan melangkah lebih jauh di Wimbledon (semifinal). Jadi sekarang Slam (di AS) adalah hal terakhir yang harus kulakukan. Aku yakin bisa," seru Murray di Eurosport.
Untuk menjadi jawara di Flushing Meadows, Murray jelas harus bermain apik. Selain itu, ada satu aspek lain yang menjadi catatannya guna dapat melebihi torehan tahun lalu ketika ditekuk Roger Federer di final.
"Anda harus bisa bertahan secara fisik dan aku pikir aku bisa melakukannya. Menjelang AS Terbuka kali ini, mungkin aku merasa dalam kondisi paling baik," serunya.
Demi menjaga kebugaran di titik maksimal, Murray yang kelahiran Glasgow itu juga sudah menambah mantan petenis pro Alex Corretja ke dalam timnya yang dikepalai oleh Miles Maclagan.
(krs/a2s)










































