Safin Pasang Badan untuk Dina

Safin Pasang Badan untuk Dina

- Sport
Kamis, 03 Sep 2009 10:31 WIB
Safin Pasang Badan untuk Dina
New York - Dinara Safina si petenis putri nomor satu dunia menuai kritik lagi usai penampilan perdananya di AS Terbuka 2009. Sang abang Marat Safin pun turun tangan membela adiknya.

Kritik demi kritik harus dihadapi Safina setelah menempati rangking satu dunia bulan April silam. Kelayakan Dina, begitu dia disapa, berada di posisi itu dipertanyakan mengingat belum satu gelar grand slam pun berhasil dia dapatkan.

Maka ketika gadis Rusia berusia 23 tahun tersebut kesulitan melewati partai pertamanya di Flushing Meadows, Rabu (3/9/2009), meski hanya menghadapi Olivia Rogowska yang relatif belum punya nama, cibiran pun kembali datang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Safin, mantan petenis putra nomor satu dunia sekaligus kakak kandung Safina, tak mau adiknya menjadi sasaran tembak terus. Dia pun minta para pengkritik untuk tutup mulut dan menerima saja rangking WTA yang menempatkan sang adik ada di posisinya.

"Anda membuka halaman (surat kabar dan yang Anda baca adalah), dia membuat delapan double fault, 43 unforced error. Dia kepayahan, nyaris kalah dari petenis 18 tahun," ucap Safin di Reuters.

"Siapa yang peduli dengan itu? Maksudku dialah petenis nomor satu dunia. Aku harus melindungi adikku. Gadis malang, dia mengusahakan yang terbaik. Dia tampil baik. Dia mendapatkan perhatian, hanya saja bukan yang seharusnya didapat seseorang, terutama ketika Anda nomor satu di dunia," cetus dia lagi.

Salah satu pengkritik terbesar dari sistem WTA yang menempatkan Dinara di puncak adalah Serena Williams si peringkat dua dunia, yang heran dengan posisinya kendati sudah dua kali meraih gelar grand slam tahun ini.

Sistem WTA sendiri sebenarnya lebih menghitung konsistensi seorang petenis. Maka dari itu Safina, yang dalam 12 bulan terakhir sudah mencapai 15 final turnamen dan memenangi tujuh di antaranya, berhasil sampai ke tempat teratas.

"Bukan dia yang bikin sistem rangking itu. Terima saja. Jangan ganggu dia," seru Safin yang baru saja tersingkir dari AS Terbuka 2009.


(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads