Datang ke turnamen ini berstatus sebagai unggulan keempat, di atas kertas kualitas Dementieva tentu di atas Oudin yang hanya berperingkat 70 dunia. Namun yang terjadi malah sebaliknya, Dementieva yang sempat unggul di set pertama kemudian takluk di dua set berikutnya dan Oudin pun melangkah ke babak ketiga dengan menang 5-7, 6-4 dan 6-3, Jumat (4/9/2009) dinihari WIB.
Diakui Dementieva kalau kondisi fisiknya drop pada laga tersebut. Ini semua akibat ia sudah turun di tiga turnamen seri master sebelum digelarnya AS Terbuka, di mana ia minimal selalu lolos ke semifinal dan memenangi Rogers Cup sebulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, ia tak mau menjadikan kelelahan itu sebagai alasan utama dirinya kalah. Dementieva menilai kalau ia bermain jelek dan memuji Oudin yang petenis tuan rumah itu, pantas untuk memenangi laga tersebut karena menampilkan form terbaiknya.
"Sangat kecewa tentunya, aku berharap untuk bermain baik di sini tapi aku tapi kenyataan tidak. Pertandingan hari ini tidak menyenangkan. Aku rasa ia (Oudin) bermain sangat baik. Ia sangat pede akan pukulannya dan akhirnya menang. Permainannya sangat solid," beber petenis usia 27 tahun itu.
Oudin adalah satu dari tiga petenis wanita AS berperingkat 100 dunia di turnamen ini, di samping Williams bersaudara. Di babak selanjutnya, petenis usia 17 tahun itu akan menghadapi pemenang partai Christina McHale, dan unggulan 28 asal Rusia, Maria Sharapova.
"Saya pikir Oudin mempunyai talenta. Ia tidak takut, bermain sangat agresif dan sangat menikmati atmosfer pendukungnya dan ingin menang. Ini hanyalah baru permulaan, ia mempunyai masa depan bagus tampaknya," tuntas Dementieva. (mrp/a2s)











































