Hati Lara, Jankovic Merana

AS Terbuka

Hati Lara, Jankovic Merana

- Sport
Jumat, 04 Sep 2009 08:58 WIB
Hati Lara, Jankovic Merana
New York - Jelena Jankovic bergabung dengan beberapa petenis unggulan di kelompok putri yang tersingkir dengan cepat. Runner up tahun lalu itu tak bisa mengatasi lawannya karena tak bisa mengatasi lara di hatinya.

Pada aksinya di babak kedua turnamen AS Terbuka, Jumat (4/9/2009) dinihari WIB, Jankovic harus bertarung selama dua jam 40 menit di Arthur Ashe Stadium untuk mengakui keunggulan Yaroslava Shvedova dari Kazakhstan, yang menundukkan dirinya dengan 6-3 6-7 7-6.

Shvedova memenangi set kedua dengan tie break 7-4 untuk memaksa Jankovic memainkan set ketiga. Pemain peringkat 55 itu memegang dua match point di kedudukan 6-4 di tie break, sebelum ia mengambil empat poin terakhir dan memastikan kemenangan dengan ace-nya yang keenam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jankovic usai pertandingan menceritakan keadaan dirinya saat menghadapi lawannya itu. Rupanya ia dalam suasana berkabung karena mendapat kabar bahwa neneknya di Serbia meninggal dunia tak lama sebelum ia turun ke lapangan.

"Saya tak benar-benar berada di lapangan," ucapnya melalui perwakilan WTA karena memilih tidak menghadiri jumpa pers pasca pertandingan.

"Nenek saya meninggal, dan saya begitu dekat dengan dia. Saya sangat sedih dan secara emosional saya tidak ada di lapangan. Saya telah mencoba yang terbaik untuk ke sana dan bermain, tapi sungguh berat."

"Anda bisa lihat, saya tidak bahagia di lapangan," lanjut petenis berusia 24 tahun itu, dikutip Reuters. "Saya sangat merana. Saya mencoba memikirkan tenis, tapi saya merasa sangat terlambat dan pelan. Anda tahu, saya bahkan tak bisa melihat bola."

Jankovic yang merupakan unggulan kelimamengikuti jejak Ana Ivanovic dan Elena sebagai pemain unggulan yang sudah tersingkir dari turnamen ini.

"Maka, banyak hal penting dalam hidup ini selain tenis. Kalau kitaΒ  memikirkannya, ini cuma sebuah event kecil dibandingkan dengan seseorang dalam keluarga Anda yang meninggal dunia," pungkasnya.
(a2s/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads