Pada aksinya di babak kedua turnamen AS Terbuka, Jumat (4/9/2009) dinihari WIB, Jankovic harus bertarung selama dua jam 40 menit di Arthur Ashe Stadium untuk mengakui keunggulan Yaroslava Shvedova dari Kazakhstan, yang menundukkan dirinya dengan 6-3 6-7 7-6.
Shvedova memenangi set kedua dengan tie break 7-4 untuk memaksa Jankovic memainkan set ketiga. Pemain peringkat 55 itu memegang dua match point di kedudukan 6-4 di tie break, sebelum ia mengambil empat poin terakhir dan memastikan kemenangan dengan ace-nya yang keenam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak benar-benar berada di lapangan," ucapnya melalui perwakilan WTA karena memilih tidak menghadiri jumpa pers pasca pertandingan.
"Nenek saya meninggal, dan saya begitu dekat dengan dia. Saya sangat sedih dan secara emosional saya tidak ada di lapangan. Saya telah mencoba yang terbaik untuk ke sana dan bermain, tapi sungguh berat."
"Anda bisa lihat, saya tidak bahagia di lapangan," lanjut petenis berusia 24 tahun itu, dikutip Reuters. "Saya sangat merana. Saya mencoba memikirkan tenis, tapi saya merasa sangat terlambat dan pelan. Anda tahu, saya bahkan tak bisa melihat bola."
Jankovic yang merupakan unggulan kelimamengikuti jejak Ana Ivanovic dan Elena sebagai pemain unggulan yang sudah tersingkir dari turnamen ini.
"Maka, banyak hal penting dalam hidup ini selain tenis. Kalau kitaΒ memikirkannya, ini cuma sebuah event kecil dibandingkan dengan seseorang dalam keluarga Anda yang meninggal dunia," pungkasnya.
(a2s/nar)











































