Tahir menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, pada hari Jumat (4/8/2009) pukul 3.15 WIB. Ia meninggal dalam usia 70 tahun setelah mengidap kanker ganas di hati.
Menurut legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King, Tahir adalah sosok yang membuat prestasi bulutangkis tanah air meroket dan dikenal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prestasi yang saya peroleh pada khususnya dan rekan-rekan pebulutangkis yang lain pada umumnya tidak terlepas dari kontribusi almarhum. Dia merupakan pelatih yang menerapkan disiplin dengan ketat dan hal itu terbukti berhasil," pungkas dia. (din/roz)










































