Datang ke Flushing Meadows dengan status non unggulan, Oudin membuat kejutan dan membuka pandangan para penggemar tenis kalau Amerika Serikat tak hanya punya Williams Bersaudara saja, tapi ada Oudin juga.
Rusia rupanya jadi sangat bersahabat bagi petenis usia 17 tahun itu. Sedari babak awal hingga ketiga, Ia menundukkan para duta Rusia seperti Anastasia Pavlyuchenkova, unggulan keempat Elena Dementieva, dan juara tahun 2006 Maria Sharapova.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini mengantarnya ke perempatfinal untuk pertama kalinya dan Oudin menanti pemenang antara Caroline Wozniacki (Denmark) atau Svetlana Kuznetsova (Rusia).
Tidak seperti tiga kemenangan sebelumnya, di mana Oudin selalu menitikan air mata usai laga. Kini yang ada hanyalah pekikan kegembiraan karena Oudin yakin kalau kualitas yang dimiliknya mampu membawanya melangkah lebih jauh di turnamen grand slam terakhir di tahun 2009 ini.
"Hari ini tidak ada air mata lagi karena aku percaya aku dapat melakukannya," ungkap Oudin usai laga yang dilansir Reuters.
"Sekarang aku kalau aku berada di sini. Ini yang aku mau dan aku bisa bersaing dengan petenis putri lainnya, tidak peduli bagaimana aku bermain. Aku punya peluang untuk mengalahkan yang lain," pungkasnya. (mrp/arp)











































