Di bawah tatapan ribuan pasang mata yang memadati Arthur Ashe Stadium, Rabu (9/9/2009) dinihari WIB, runner-up tahun lalu itu tersingkir setelah kalah straight sets, 5-7, 2-6, 2-6.
"Setiap kali saya kalah, saya bertanya kepada diri sendiri apakah saya sedang lemah--karena tampaknya begitu. Tapi itu bukanlah masalahnya. Dia (Cilic) mendominasi poin, jadi saya sulit menemukan ritme pertandingan," ujar Murray seusai pertandingan seperti dikutip Sky Sports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi ekspektasi tinggal ekspektasi. Petenis Skotlandia berusia 22 tahun itu masih harus menanti lebih lama untuk bisa mengecap manisnya menjuarai sebuah turnamen Grand Slam.
"Saya tidak dapt mengembalikan bola dengan cukup baik saat saya mulai keteteran di pertandingan. Saya juga gagal mendapatkan jalan untuk kembali ke pertandingan itu," aku Murray.
"Saya sedikit lemas. Itu bukan alasan, tetapi sangat tidak menyenangkan untuk merasa seperti ini di sebuah Grand Slam," pungkasnya.
(arp/mrp)











































