Serena Tak Menyesali Perbuatannya

AS Terbuka

Serena Tak Menyesali Perbuatannya

- Sport
Minggu, 13 Sep 2009 11:16 WIB
Serena Tak Menyesali Perbuatannya
New York - Serena Williams gagal mempertahankan gelar AS Terbuka. Tersingkirnya Serena diwarnai insiden protes keras dari petenis AS itu. Meski begitu, Serena tak menyesali perbuatannya.

Serena takluk di tangan Kim Clijsters dalam semifinal yang digelar Minggu (13/9/2009) pagi WIB.

Dalam laga ini, Williams sempat melakukan protes keras terhadap penjaga garis yang menilainya melakukan pelanggaran, sehingga poin diberikan untuk Clijsters.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, penjaga garis melapor kepada wasit bahwa Serena telah berkata-kata kasar dan mengancamnya.

"Andai saya bisa, maka saya akan melakukannya: memasukkan bola ini ke tenggorokanmu dan membunuhmu," demikian diberitakan Yahoo Sports soal kata-kata ancaman Serena terhadap penjaga garis.

Kemudian, ketika hakim garis melaporkan ke wasit, Serena mengajukan bantahannya. "Saya tidak mengatakan: "Saya bunuh kamu!" Apakah kamu serius dengan laporan itu?" seru Serena. Tournament refree Brian Earley turun ke lapangan untuk menengahi masalah ini.

Wasit selanjutnya memberikan poin tambahan bagi Clijsters, yang sekaligus memastikan langkah Serena di turnamen tahun ini hanya sampai semifinal.

Petenis peringkat dua dunia itu mengakui bahwa dirinya memang bermain buruk. "Temperamen saya memang tinggi, meski saat ini saya rasa sudah lebih baik lagi. Jadi saya paham apabila Anda tak percaya pada ucapan saya ini. Namun, saya akui saya kali ini tampil buruk. Itu pasti," lanjutnya.

Menyesal, Serena? "Saya tidak pernah berpikir untuk menyesali apa pun," seru saudari Venus Williams itu seperti dikutip dari BBC.Β 

Β 

Β 

Foto: Serena Williams ketika menjelaskan permasalahannya kepada tournament refree (AFP)
(nar/nar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads