Turnamen Toray Pan Pacific Open menjadi medan pertama Safina untuk merebut gelar tersisa musim ini. Tapi untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, baru menjejak babak pertama, Safina langsung angkat koper usai dikalahkan petenis non-unggulan asal Taiwan, Chang Kai-chen di babak pertama, Senin(28/9/2009) siang WIB.
Dalam laga yang dihelat di Ariake Coliseum, Tokyo, Chang yang merupakan peringkat 132 dunia itu membuat kejutan dengan mengalahkan Safina yang berada di peringkat satu dunia dengan tiga set, 7-6, 4-6 dan 7-5 dalam waktu 2 jam 44 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil Safina barusan tak lebih baik dari perjalanannya di AS Terbuka awal bulan ini, di mana ia harus tersingkir di babak ketiga. Penampilannya kala itu pun tak bagus-bagus amat karena sedari babak pertama ia harus susah payah melewati lawan-lawannya sebelum kandas di tangan rangking 72 dunia, Petra Kvitova.
Otomatis, para kritikus yang sering mempertanyakan posisi satu petenis putri dunia yang sekarang dijejak Safina, makin mendapat angin untuk menyerang adik Marat Safin itu. Bukan rahasia lagi jika posisi Safina itu dipertanyakan sebab jika diukur dari prestasi tahun ini, Safina tidak punya Grand Slam satu pun. (mrp/krs)











































