Dementieva yang juga peraih medali emas Olimpiade 2008 lalu kalah 2-6 7-6 dan 1-6 dari Kateryna Bondarenko di babak kedua turnamen, Selasa (29/9/2009).
Hasil yang dituai Dementieva adalah kelanjutan dari tersingkirnya sejumlah petenis putri papan atas dunia. Sebelumnya sudah ada Dinara Safina (rangking satu dunia), Venus Williams (rangking tiga dunia dan unggulan kedua) dan Svetlana Kuznetsova si jawara Prancis Terbuka 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya Dementieva punya rekor apik dari Bondarenko. Sebelum kalah di Tokyo, dia tercatat belum pernah kehilangan satu set pun dalam empat partai menghadapi si petenis asal Ukraina.
Atas kekalahannya, selain faktor umpire Dementieva juga beralasan kalau dirinya kelelahan saat mempersiapkan diri untuk ikut di AS Terbuka bulan Agustus dan September ini, di mana dia akhirnya tersingkir di babak kedua.
"Aku terlalu banyak main di seri AS Terbuka. Aku akan senang hati jika bisa mendapatkan sepekan lebih lama untuk menyegarkan diri sebelum ajang ini. Aku hanya tak punya energi lagi," tutur dia.
Dengan kian banyaknya petenis andalan yang sudah angkat koper duluan, penyelenggara turnamen Toray Pan Pacific boleh jadi cemas kalau hal itu akan berdampak negatif pada penjualan tiket.
Beruntung mantan petenis rangking satu dunia Maria Sharapova --yang notabene punya banyak fans khususnya dari kaum Adam-- masih belum tersingkir. Niscaya di pundak Sharapova-lah panitia berharap banyak agar tiket terus lancar terjual sampai dengan final.
(krs/a2s)











































