Masalah cedera bahu sempat mengganjal karir Sharapova. Setelah menjalani proses pemulihan dan absen lebih dari setengah tahun, petenis jelita asal Rusia itu kembali ke arena tenis sedari Mei lalu.
Kembalinya Sharapova ke dunia yang membesarkan namanya tersebut sebenarnya tak lepas dari "kenakalan". Dia harus curi-curi waktu untuk latihan dan dengan begitu melanggar perintah dokter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku juga selalu berdebat dengan para fisioterapisku karena ingin segera bermain. Akhirnya aku dapat kesempatan main dan memukul-mukul bola setengah lapangan selama lima menit di hari pertama. Aku jadi sadar betapa aku sangat merindukannya," lanjut dia di Reuters.
Sharapova, yang kini ada di posisi 25 peringkat WTA, sejauh ini memang belum bisa tampil maksimal sebagaimana permainannya dulu. Tapi ini tak mengurangi semangatnya untuk terus berusaha mengeluarkan performa terbaik dalam menjalani sebuah episode baru dalam karirnya.
"Ini jelas seperti sebuah karir kedua, dalam arti bahwa Anda nyaris keluar dari sistem rangking dan kini Anda berusaha naik ke peringkat atas, dan Anda tak lagi ditakuti lawan," demikian peraih tiga gelar Grand Slam tersebut.
Sharapova saat ini sedang bertarung di Tokyo dalam turnamen Toray Pan Pacific, di mana sejumlah petenis unggulan sudah berguguran. Dia kini menjejak babak 16 besar berbekal kemenangan 6-0 6-1 atas Samantha Stosur hari Selasa (29/9/2009) waktu setempat.
"Grand Slam masih tetap akan jadi fokusku. Aku tahu jika aku terus tampil bagus dan bermain di tingkat tertentu, yang aku tahu aku mampu melakukannya, maka sasaran itu akan tercapai," tandas Sharapova.
(krs/roz)











































