Di Beijing Tennis Center, Senin (5/10/2009), Safina takluk dengan skor 5-7 dan 6-7 dari lawannya yang berperingkat 226 itu. Petenis Rusia itu cukup banyak membuat kesalahan yang akhirnya mengakibatkan ia angkat koper lebih awal.
Safina membuat 20 unforced error dan 12 double fault dalam pertandingan ini. Ia akhirnya meninggalkan lapangan dengan bercucuran air mata. Konferensi pers dirinya seusai pertandingan pun dibatalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tak berada dalam performa terbaiknya. Dia sangat tidak sabaran dan banyak membuat kesalahan," ujar Zhang seperti dilansir Reuters.
Zhang sendiri mengaku tak menyangka bisa menundukkan Safina. Awalnya ia hanya ingin bertanding dan sebanyak mungkin bisa mengambil pengalaman dari adik Marat Safin itu.
"Saya merasa sangat antusias pagi ini. Saya tak berpikir mengenai hasil. Yang saya pikirkan hanyalah bisa belajar banyak dari dirinya," tandas Zhang.
Kekalahan ini melanjutkan hasil buruk yang diperoleh Safina dari turnamen yang ia ikuti sebelumnya, Toray Pan Pacific. Pada turnamen yang dihelat di Tokyo, Jepang, tersebut Safina tersungkur di babak kedua. Ia ditaklukkan petenis Taiwan, Chang Kai-Chen.
(roz/krs)











































