Pada pertandingan final melawan Mikhail Youzhny, Minggu (11/10/2009), Tsonga yang merupakan unggulan kedua berhasil menyudahi lawannya itu dalam waktu 69 menit dengan dua set langsung 6-3 6-3.
"Aku akan merayakan ini di pesawat ke Shanghai dengan bir, dan mungkin sedikit dansa," cetus sang juara kepada wartawan dengan sumringah seusai pertandingan, seperti dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Seperti biasa, kehebatan Tsonga dalam melakukan servis menjadi salah satu senjata ampuhnya, dan Youzhny begitu kerepotan mengatasi pukulan yang kerasnya bisa sampai 201 km/jam itu. Total, sebelas kali ia menghasilkan ace.
Ini adalah titel ketiga Tsonga di tahun ini setelah Johannesburg dan Marseille di bulan Februari. Secara keseluruhan, pemain 24 tahun ini memiliki lima gelar juara.
Dengan posisinya di peringkat tujuh dunia, Tsonga menjaga kansnya untuk mengikuti turnamen delapan pemain terbaik, World Tour Finals, yang akan digelar 22-29 November.
(a2s/a2s)











































