Clijsters tidak butuh waktu lama untuk kembali ke puncak performanya dan titel AS Terbuka pun sukses ia genggam. Langkahnya lalu diikuti oleh Henin yang seperti hanya Clijsters, juga berasal dari Belgia.
Sama juga dengan Clijsters dan Henin, Hingis adalah mantan petenis nomor satu dunia yang tengah pensiun; dua kali malah. Ia pertama pensiun pada tahun 2002 karena cedera dan kembali tahun 2006. Ia lalu pensiun lagi tahun 2007 akibat dibelit kasus doping.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya punya sebuah rumah yang indah dengan empat ekor kuda. Sementara di tur (tenis), saya tak punya kehidupan," elak Hingis seperti dikutip YahooSport.
Hingis undur diri dari arena pada November 2007 dan pada Januari 2008 ia dikenai sanksi larangan bertanding selama dua tahun akibat terbukti positif mengonsumsi kokain di Wimbledon 2007.
"Bila saja saya telah menjuarai keempat Grand Slam , mungkin saya bisa saja kembali. Tapi saya tengah menurun. Saya diskors dua tahun dan itulah keadaannya," kata petenis yang belum pernah juara di Prancis Terbuka itu.
Hingis pernah 209 pekan meuncaki peringkat WTA dan telah mengoleksi lima titel Grand Slam. Petenis Swiss itu mengaku sangat tersiksa dengan larangan bertanding yang ditimpakan padanya.
"Saya tak punya hak bermain di kompetisi apa pun, bahkan di cabang Olimpiade lainnya. Saya tak punya hak berlomba di berkuda, bahkan cuma di level amatir. Saya pikir saya belum pulih sepenuhnya," curhat Hingis.
(arp/nar)










































