Agassi Tak Menyesal Ungkap Borok Sendiri

Agassi Tak Menyesal Ungkap Borok Sendiri

- Sport
Jumat, 13 Nov 2009 10:44 WIB
Agassi Tak Menyesal Ungkap Borok Sendiri
New York - Marat Safin menyarankan Andre Agassi mengembalikan piala dan hadiah uang yang ia dapat sejak memakai drug. Namun yang bersangkutan tidak merasa menyesal membeberkan boroknya sendiri itu.

Agassi masih menjadi buah bibir setelah menerbitkan buku biografi-nya yang berjudul "Open", yang isi paling kontroversialnya adalah pengakuan dirinya pernah menggunakan narkoba saat stres. Iapun berbohong saat mengikuti tes drug dari ATP, walaupun crystal meth yang ia konsumsi tidak tergolong doping peningkat performa.

Sebagian kalangan menganggap Agassi tidak sepatutnya melakukan hal itu, terlepas bahwa dia bersikap jujur. Ia juga dianggap ingin mencari tambahan uang karena bukunya itu bisa laris manis di pasaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku tahu, ini tidak menyenangkan. Tapi tidak ada yang sungguh-sungguh berfaedah dalam hidup tanpa pengorbanan yang amat besar," demikian Agassi dalam wawancaranya dengan Reuters, setelah menandatangani hampir 500 bukunya di New York, Kamis (12/11/2009).

"Bagaimana Anda menyesali hidup Anda, menyesal telah mengatakan kebenaran? Ini cuma kesempatan yang aku miliki untuk menyampaikan kekuatan perjalananku. Itu sebabnya aku namakan buku ini 'Open'. Itu sebabnya aku menulisnya selama tiga tahun."

"Aku ingin hal ini memberi dampak pada jutaan orang yang pernah aku temui," sambung mantan petenis nomor satu dunia berusia 39 tahun itu.

Badan anti-doping dunia (WADA) telah memberi pernyataan bahwa pihaknya ingin melakukan investigasi atas pengakuan itu. Sedangkan Agassi menyatakan dirinya nge-drug untuk merusak dirinya sendiri, tidak untuk bertanding.

Pemain nomor dua dunia saat ini, Rafael Nadal, mengatakan, siapapun yang berbuat curang dalam tenis harus dihukum. Sergi Bruguera, yang kalah di final Olimpiade 1996 dari Agassi, meminta supaya medali emas itu dicabut.

"Dia merasa bersalah? Ya, biarkan dia mengembalikan titel-titel, uang, dan grand slam-nya!" cetus petenis Rusia yang kemarin resmi gantung raket, Marat Safin.

"Kalau dia fair play, dia harus begitu. Anda tahu, ATP punya rekening bank, dia bisa mengembalikan uang-uangnya ke sana kalau mau."

"Aku takkan menulis biografi-ku. Aku tak butuh uang lagi. Pertanyaannya adalah: kenapa dia melakukan itu? Apa yang sudah terjadi, terjadi. Dia berharap menjual lebih banyak buku. Tapi dia itu betul-betul bodoh!" tambah Safin.
Β 
Tentang serangan-serangan terhadap dirinya, Agassi mengaku mendapat dukungan pula dari banyak pihak. Juga, dia membuat buku tersebut atas bantuan dan support dari keluarganya, terutama sang istri yang juga mantan ratu tenis dunia, Steffi Graf. (a2s/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads