Di partai final Paris Masters di Paris Bercy Arena, Minggu (15/11/2009), Djokovic harus berjuang keras sepanjang tiga set sebelum mengalahkan Gael Monfils 6-2 5-7 7-6 (7-3).
"Pertandingan tadi luar biasa sulit," seru Djokovic pasca pertandingan seperti dikutip Reuters. Ini adalah titel pertama petenis Serbia itu di seri Masters tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gael sangat tak terduga. Dia memukul dengan baik dan servisnya keras. Di set pertama, saya bermain luar biasa, tapi kemudian dia mulai bangkit dengan dukungan penonton," ulas Djokovic.
Titel di Paris adalah yang kedua bagi Djokovic dalam sepekan terakhir. Pekan silam, petenis 22 tahun itu memenangi Swiss Indoors dengan memecundangi Roger Federer di laga puncak.
Kemenangan atas Monfils juga membuat Djokovic mencatat total 76 kemenangan tahun ini, lebih banyak ketimbang petenis mana pun. Djokovic pun didapuk jadi unggulan di ATP World Tour Finals yang akan digelar di London pekan depan.
Sementara bagi Monfils, kekalahan atas Djokovic membuatnya gagal mengulangi kiprah petenis Prancis lainnya, yakni Jo-Wilfried Tsonga, yang tahun lalu keluar sebagai pemenang Paris Masters.
"Djokovic bermain sangat baik di set pertama dan saya tidak dapat berbuat banyak kecuali percaya diri dan berjuang habis-habisan. Saya bisa melawan dan nyaris saja menang. Menyakitkan, sebenarnya," demikian Monfils.
(arp/mrp)











































