Nadal menderita kekalahan kedua secara beruntun di tangan Nikolay Davydenko sehingga dipastikan tersisih. Sebelumnya, petenis nomor dua dunia itu dipecundangi Robin Soderling.
Di saat para pemain top dunia seperti Roger Federer atau Novak Djokovic siap untuk rehat pasca turnamen tutup tahun ini, tidak demikian dengan Nadal yang merasa masa istirahatnya sudah cukup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya siap untuk berlatih keras. Saya punya motivasi untuk memperlihatkan penampilan terbaik. Saat Anda punya tujuan seperti itu dan punya motivasinya, tak masalah apakah Anda lelah atau tidak. Jadi, saya siap untuk berlatih dan mulai bermain di tahun 2010," urainya.
Nadal berupaya melupakan kegagalannya, termasuk kegagalan merebut peringkat satu dunia dari tangan Roger Federer. Lagi pula, pekan depan ia masih punya satu agenda, yakni memperkuat Spanyol menghadapi Republik Ceko di final Piala Davis.
"Saya tidak datang ke sini untuk jadi peringkat satu. Itu bukan tujuan saya karena saya merasa tidak cukup bagus untuk jadi nomor satu," tukas petenis Spanyol berusia 22 tahun itu.
"Jika saja saya memenangi turnamen ini, maka saya akan menatap final Piala Davis dengan kepercayaan diri lebih. Tentu saja saya memilih datang ke sana saat di puncak, tapi saya bekerja keras untuk kembali percaya diri," janji Nadal.
(arp/a2s)











































