Setelah tampil apik kala menyingkirkan petenis favorit Roger Federer di semifinal, Davydenko relatif tak mengalami kesulitan berarti saat menghadapi perlawanan Del Potro di O2 Arena, Minggu (29/11/2009) waktu setempat.
Permainan servis Davydenko mendominasi lawannya dan bahkan di set pertama dia hanya kehilangan lima poin saja dari servisnya di set tersebut. Selain itu, di tiap set Davydenko juga melakukan masing-masing satu break, sementara Del Potro tak bisa memaksimalkan seluruh tiga peluang break yang dia punya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Davydenko keberhasilan tersebut juga merupakan gelar turnamen besar pertama dalam karirnya. Di tahun 2009 ini dia sebelumnya juga memenangi Shanghai Masters usai menundukkan Rafael Nadal.
"Untukku sangat luar biasa datang ke sini dengan rangking nomor tujuh dan memenangi turnamen, aku mengejutkan diriku sendiri," ucap Davydenko di lapangan seperti dikutip Reuters.
(krs/arp)











































