Piala Davis Jadi Pelipur Lara Nadal

Piala Davis Jadi Pelipur Lara Nadal

- Sport
Minggu, 06 Des 2009 14:40 WIB
Piala Davis Jadi Pelipur Lara Nadal
Barcelona - Paruh terakhir 2009 bukanlah masa yang menyenangkan untuk Rafael Nadal. Namun, ia akhirnya berhasil menutupinya dengan membawa Spanyol menjuarai Piala Davis. Sebuah pelipur lara untuknya.

Tahun 2009 Nadal banyak diganggu oleh cedera. Masalah ini bahkan memaksanya menarik diri dari turnamen grandslam Wimbledon. Sekembalinya dari cedera performa Nadal masih belum stabil. Sang petenis nomor dua dunia mengakhiri musim ini dengan kegagalan di ATP World Tour Finals.

Di ATP World Tour Finals yang merupakan turnamen tutup tahun, Nadal tak berdaya dengan kalah tiga kali di fase grup. Akibatnya, pemuda 23 tahun itu gagal lolos ke semifinal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghiburan untuk Nadal akhirnya datang ketika dirinya memperkuat Spanyol di final Piala Davis. Ia pun menjalankan tugasnya dengan baik dengan menyungkurkan Tomas Berdych 7-5 6-0 6-2.

Kemenangan Nadal dilengkapi dengan kemenangan rekan-rekannya yang lain. Spanyol pun menang 3-0 atas Republik Ceko sekaligus mempertahankan gelar juara Piala Davis.

"Tahun lalu sangat mengecewakan bagi saya secara personal. Saya tak ikut berada di dalam tim, tetapi tim lebih baik jika melihat cara mereka bermain tanpa saya," ujarnya seperti dilansir Reuters.

"Tahun ini sangat menyenangkan bisa kembali masuk tim, dan memainkan final di rumah sendiri selalu spesial."

"Jadi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim karena bisa melalui perempatfinal dan semifinal. Mereka memberikan kesempatan kepada saya untuk berlaga di sini," tukasnya.

Meski mengakhiri musim dengan rentetan hasil yang kurang memuaskan, Nadal mengaku kondisinya kini cukup fit. Oleh karenanya ia pun siap untuk menghadapi musim baru dengan lebih baik.

"Saya merasa oke saat ini. Saya menjalani latihan dengan baik beberapa minggu sebelum final dan perasaan saya sangat baik," tandasnya.
(roz/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads