Seperti diberitakan sebelumnya, Wickmayer dijatuhkan skorsing larangan bertanding selama satu tahun akibat mangkir melakukan tes doping. Hukuman yang dijatuhkan oleh badan anti-doping Belgia itu dijatuhkan kepadanya ketika ia tengah berlaga di Commonwealth Bank Tournament of Tennis 2009 di Bali, November silam.
Wickmayer pun mengambil hak banding atas keputusan tersebut. Pada akhirnya, badan anti-doping Belgia pun menunda skorsing tersebut sehingga petenis berusia 20 tahun itu pun bisa sedikit bernafas lega untuk saat ini, demikian seperti diberitakan ESPN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun pendaftaran untuk ambil bagian di Australia Terbuka sudah ditutup, kubu Wickmayer optimistis mereka bisa tampil di sana dengan status tersebut. "Oleh karena itulah beberapa hari ke depan akan menjadi saat-saat menentukan," ungkap juru bicara Wickmayer, Rudi Kuyl.
Dalam pembelaannya terkait kasus doping tersebut, Wickmayer mengatakan dia memiliki masalah dengan password komputernya terkait sistem dari Badan Anti-doping Dunia.
Dia juga mengatakan, email-nya di rumah tidak bisa di-sign off selama bepergian mengikuti berbagai turnamen WTA. Dia bersikeras tak pernah melewatkan tes doping dan sampel-sampelnya selalu negatif.
(roz/krs)










































