Tahun depan memang berpeluang menjadi tahun yang menjanjikan bagi Del Potro. Belum apa-apa, petenis peringkat lima dunia ini akan dipastikan naik satu tangga menggeser Andy Murray, yang dipastikan absen di turnamen Doha pada awal Januari.
Dengan modal peringkat dan tambahan usia yang membuat dirinya semakin matang, Del Potro sangat mungkin untuk berprestasi lebih lagi. Namun untuk mewujudkan hal itu, sang juara bertahan Amerika Serikat Terbuka ini menganggap bukan hal yang enteng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di urutan lima besar dunia saat ini sendiri, Del Potro yang kini berusia 21 tahun merupakan petenis termuda. Saat dia menjadi juara US Open pada September silam, dia mencatatkan diri dalam daftar lima petenis termuda yang pernah memenangi tropi tersebut.
"Saya masih kurang memiliki pengalaman jika disejajarkan dengan Roger Federer dan Rafael Nadal. Saya hanya pernah satu kali bermain di final Grand Slam," ujarnya di Tennis Talk.
"Saya perlu untuk mengembangkan permainan untuk berjuang di posisi top. Nadal mendapat cedera selama empat bulan dan akan berjuang untuk mempertahankan gelarnya di Australia Terbuka. Sedangkan Djokovic menutup tahun ini dengan sangat bagus," lanjut Del Potro tentang para pesaingnya.
Petenis berjuluk Delpo ini juga merupakan primadona di Argentina. Dia bahkan menjadi olahragawan terbaik di negeri itu, mengalahkan Lionel Messi yang menyabet begitu banyak gelar di sepakbola, baik secara individu maupun kolektif.
(din/mrp)











































