Jelang Piala Davis INA Vs Selandia Baru
Sama-Sama Yakin Unggul 2-0
Rabu, 07 Apr 2004 23:20 WIB
Jakarta - Kubu Indonesia dan Selandia Baru sama-sama merasa optimis dapat meraih kemenangan di dua partai pertama pada pertandingan Piala Davis Grup I Zona Asia-Oceania di Senayan, Jakarta, Jumat (9/4/2004) lusa.Dalam jumpa pers hari Rabu (7/4/2004), kapten tak bermain Indonesia Tintus Arianto Wibowo mengaku cukup puas dengan hasil drawing. Ia yakin kali ini anak-anak buahnya tampil lebih baik, salah satunya karena faktor tuan rumah.Di Piala Davis Indonesia dan Selandia telah bertemu tiga kali, yakni tahun 1977, 1997, dan 2002, di mana semuanya dimenangkan Selandia Baru. βTapi ingat, terakhir kita nyaris menang, meskipun akhirnya kalah 2-3,β ujar Tintus tentang hasil duel terakhir dua tahun silam di Invercargill. Di dua pertemuan pertama Indonesia selalu kalah telak 0-5.Di hari pertama tunggal putra nomor satu Indonesia Feby Widhiyanto akan berhadapan dengan Matthew Prentice, pemain yang selama ini lebih sering bermain di nomor ganda. Dilihat dari daftar peringkat di ATP, Feby (503) berpeluang menang karena rangkingnya jauh di atas lawannya yang berada di urutan 1180.Di partai kedua Prima Simpatiaji (698) menjajal pemain paling senior di kubu lawan, yaitu Mark Nielsen. Pemain peringkat 586 itu adalah anggota tim Selandia Baru saat menundukkan Indonesia di tahun 1997 dan 2002. Dari empat kali tampil, ia hanya sekali kalah, yakni dari Peter Handoyo di tahun 2002.Kapten tak bermain Selandia Baru Bruce Derlin mengatakan timnya tidak akan terpengaruh dengan cuaca panas di Jakarta karena pemain-pemainnya sudah sering berlaga di negara-negara beriklim tropis seperti Thailand dan Filipina. Ia lebih menyoroti mental skuadnya lantaran rata-rata masih berusia muda.Diceritakan Derlin, saat melawan India beberapa waktu lalu beberapa pemainnya sempat emosi karena penonton tuan rumah terlalu ribut sehingga menggangu konsentrasi. Ia berharap pengalaman tak mengenakkan itu tidak terulang di Jakarta. βYang jelas kami yakin bisa menang 2-0 di hari pertama,β katanya. Pada hari kedua, Sabtu (10/4/2004), akan dipertandingkan nomor ganda putra. Pemain veteran Bonit Wiryawan, yang sebelumnya hanya dijadikan cadangan, akan diduetkan dengan Suwandi menyusul belum pulihnya Hendri Susilo Pramono dari infeksi tenggorokan yang dideritanya. Lawan mereka adalah Williams Ward/Lee Radovanovich. Di hari terakhir, Minggu (11/4/2004), pemain tunggal diadu silang, Febi versus Nielsen, Prima versus Prentice. Jika dalam pertandingan ini kalah, Indonesia akan langsung turun ke Grup II Zona Asia-Oceania karena bulan Februari lalu dikalahkan Jepang 2-3. (a2s/)










































