Murray menarik diri dari tim Inggris yang akan menghadapi Lithuania Maret mendatang. "Fokus saya di tahun 2010 adalah tampil lebih baik di kejuaraan Master dan Grand Slam," ujarnya seperti dilansir dari Reuters.
Petenis berusia 22 tahun itu memilih tak ikut ke Lithuania, karena jadwalnya berdekatan dengan Indian Wells dan Miami. "Bermain di lapangan tanah liat Lithuania sebelum menempuh perjalanan ke California bukanlah persiapan yang baik. Saya pikir keputusan saya ini sudah tepat," lanjut Murray.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Finalis AS Terbuka tahun lalu ini mencontohkan petenis-petenis lain yang berjaya di turnamen besar ketika tak memperkuat tim Piala Davis negaranya.
"Roger (Federer pernah melewatkan Piala Davis, Rafa (Nadal) juga pernah. Begitu pula dengan (Novak) Djokovic, (Pete) Sampras, dan (Andre) Agassi. Banyak pemain yang lebih baik dari saya yang melewatkan Piala Davis," tegas Murray.
Petenis peringkat empat dunia itu juga menolak disebut dirinya tidak nasionalis. "Saya pikir apa yang saya lakukan ini bukanlah sesuatu tindakan yang mengabaikan tim Inggris. Ini karena tim selalu mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir ketika saya tidak bermain. Ketika saya tak ada, semua menganggap Inggris punya peluang besar untuk kalah, meski sebenarnya kami bisa menang," ujarnya.
Murray menegaskan meski tahun ini dia hendak mengejar target pribadi, namun ia tetap siap bila negara membutuhkannya. "Saya selalu siap untuk negara dan saya senang bisa membantu, kapan pun mereka memerlukannya."
(nar/nar)











































