Dalam final yang berlangsung selama empat jam dan 23 menit itu, Nadal sukses menekuk Federer dengan skor 7β5, 3β6, 7β6(3), 3β6, 6β2. Petenis asal Spanyol itu pun berhasil menyabet gelar grand slam-nya yang keenam.
Namun, gelar Australia Terbuka 2009 adalah satu-satunya grand slam yang berhasil dicapai oleh Nadal pada tahun tersebut. Selanjutnya, ia tersingkir di babak keempat Prancis Terbuka. Membuat catatan empat kali juara berurutan (2005-2008) berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu gelaran grand slam lainnya, AS Terbuka, juga tak berakhir bagus untuknya. Namun, setidaknya hasil yang didapat lebih bagus ketimbang di Prancis. Di sini Nadal kandas setelah kalah di semifinal.
Bisa jadi nadal terlecut untuk mengulangi start bagus di awal tahun, namun kali ini melanjutkannya sampai akhir tahun. Australia Terbuka pun siap dijalaninya, meski ia tak mau memprediksikan akan sampai mana ia kali ini.
"Saya tak bilang, saya akan memenangi turnamen ini, Anda tak akan tahu sebelum turnamen dimulai," ujarnya seperti dilansir Reuters.
"Saya telah bermain dengan bagus untuk mendapatkan hasil positif di Australia Terbuka, tetapi saya tak tahu. Anda harus melihat semua kondisi. Saya siap jadi juara, tetapi saya tak pernah bilang pasti akan memenanginya."
"Yang bisa saya katakan sekarang adalah saya akan bermain dengan baik untuk meraih hasil positif. Saya cukup senang dengan hal itu," tandasnya.
(roz/nar)











































