Menghadapi Lacko di Rod Laver Arena, Rabu (20/1/2010), Nadal terbilang tidak mengalami kesulitan berarti. Apalagi lawan yang menempati rangking 75 dunia itu tak jarang bikin kesalahan sendiri --Reuters mencatat Lacko bikin 53 unforced error.
Lacko sempat menunda kekalahan setelah menyelamatkan dua match poin. Namun, itu saja tak cukup untuk menghentikan Nadal yang kemudian mengemas kemenangan dalam pertandingan yang berjalan selama kurang dari dua jam tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat sedang unggul 40-15 dalam keadaan match point, Roddick tak bersepakat dengan keputusan umpire karena sudah memberikan poin buat Belluci yang pukulannya Nadal nilai out. Setelahnya, Roddick melakukan pukulan yang dia pikir ace dan menuntaskan laga.
Akan tetapi, Bellucci belum terima dan minta teknologi Hawk-Eye digunakan. Bola dicatat out dan Roddick harus membuat serevis kedua. Pada akhirnya Roddick tetap jadi pemenang usai forehand Bellucci keluar. (krs/arp)











































