Peristiwa yang bisa dipastikan sangat jarang terjadi itu berlangsung di tengah laga antara Donald Young dengan Christophe Rochus di babak pertama tunggal putra. Bermain di lapangan 10, pertandingan antara keduanya sempat diistirahatkan selama 40 menit.
Bukan hujan, cedera atau ada penyusup masuk ke lapangan. Pemimpin pertandingan memutuskan menghentikan laga karena salah seorang ball boy kencing di celana. Demikian dikutip dari The Australian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau kemudian pertandingan sempat ditunda sampai 40 menit lamanya, itu karena ada beberapa kendala lain yang ditemui panitia saat berusaha "membereskan" masalah tersebut.
Di menit-menit awal, waktu terbuang karena mereka sibuk mencari ball boy pengganti. Setelah itu petugas lapangan berusaha menaburkan semacam pasir di atas air seni si bocah tadi supaya tidak mengganggu jalannya pertandingan.
Upaya untuk mengeringkan air yang membasahi lapangan juga sempat terkendala karena kipas blower yang akan digunakan kehabisan bahan bakar. Alhasil butuh waktu lebih lama lagi untuk bisa mengganti blower tersebut hingga bisa digunakan.
"Bocah pengambil bola itu kencing di celananya. Itu sangat disayangkan. Butuh waktu untuk menggantinya. Selain itu mereka juga menamburkan sawdust," sahut Young yang sukses memenangi laga tersebut dengan 1-6, 7-5, 6-2 dan 6-4.
(din/key)











































