Australia Terbuka Diprotes Petenis Remaja

Australia Terbuka Diprotes Petenis Remaja

- Sport
Kamis, 21 Jan 2010 19:22 WIB
Australia Terbuka Diprotes Petenis Remaja
Melbourne - Petenis remaja Australia, Bernard Tomic, mengkritik panitia penyelenggara turnamen Australia Terbuka. Pasalnya, Tomic terpaksa bermain sampai dinihari waktu setempat.

Protes itu dilancarkan Tomic menyinggung tentang pertandingan babak keduanya menghadapi Marin Cilic, Rabu (20/1/2010), yang belum selesai sampai pukul 2.00 hari berikutnya.

"Saya sudah meminta untuk bermain siang hari dan tidak dipenuhi. Ini konyol," sungut Tomic seusai pertandingan yang akhirnya dimenangi Cilic dengan skor 6-7 6-3 4-6 6-2 6-4 itu di Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berikan contoh kepada saya olahraga apa yang dimainkan jam 1.00 atau jam 2.00 pagi. Terutama buat saya, dengan usia saya sekarang, itu sulit," keluh remaja berusia 17 tahun itu lagi.

Tomic adalah salah satu petenis muda paling berbakat di Australia. Ketatnya pertarungan melawan Cilic, petenis peringkat 14 dunia, menunjukkan itu. Tapi panitia Australia Terbuka menyayangkan protes Tomic.

"Jika dia tidak mengubah perilakunya, akan sangat sulit buat dia untuk bersinar di tingkat tertinggi dunia tenis," komentar Direktur Australia Terbuka Craig Tiley.

Alasan dari Tiley sendiri tidak cukup menjawab kegusaran Tomic tentang jadwal. Walau begitu, Tomic mengaku bila nantinya ia akan diberi jadwal bermain sampai larut lagi, ia akan tetap bertanding.

"Itu pukul 2.00 pagi. Semoga saja di jadwal-jadwal berikutnya saya bermain siang hari. Tapi bila mereka meminta saya main malam lagi, saya akan tetap main," tukas Tomic.

Keluhan Tomic juga tidak terlalu mendapat tanggapan dari pemain lain. Seniornya, Lleyton Hewitt, meminta Tomic jangan manja mengingat Hewitt sendiri pernah bermain sampai jam 4.34 pagi saat menghadapi Marcos Baghdatis dua tahun lalu.

"Jika kamu dijadwalkan main malam, maka itulah yang akan terjadi. Kamu harus siap," lugas Hewitt.


(arp/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads