Dewan Olahraga Malaysia tidak memungkiri pihaknya kini tengah mengalami kesulitan dalam dana. Sehingga hal ini turut berdampak kepada semua penyelenggaraan olahraga, termasuk bulutangkis.
Dilaporkan, dewan telah mengurangi alokasi dana untuk kompetisi akibat krisis keuangan ini. Maka dari itu proposal terkait budget kompetisi yang diajukan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) hanya disetujui untuk turnamen-turnamen besar saja seperti contohnya All England.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proposal yang diajukan BAM terlalu besar daripada yang kami miliki sehingga hanya turnamen-turnamen hingga All England yang disetujui."
Pembatasan keikutsertaan dalam banyak turnamen internasional bukan tanpa alasan. Sebab, Negeri Jiran akan mengikuti beberapa turnamen tambahan seperti Asian Games di Cina dan Commonwealth Games di India serta menggelar Piala Thomas dan Uber yang tentunya butuh biaya besar.
Lebih lanjut Zolkples menilai dengan tidak tampil di banyak turnamen dapat mendatangkan keuntungan untuk tim bulutangkis Malaysia supaya dapat konsentrasi ke turnamen besar, terutama untuk Lee Chong Wei.
Pebulutangkis nomor satu dunia ini ditargetkan untuk memenangi emas dan mampu mengangkat prestasi negaranya di Piala Thomas.
"Memenangi emas di kejuaraan-kejuaraan dunia, Asian Games dan Commonwealth Games adalah prioritas. Dan sebagai tuan rumah (Piala Thomas dan Uber), kami harus melakukan yang terbaik di Piala Thomas," imbuh Zolkples.
"Meski Chong Wei telah membuktikan kualitasnya, dia tidak akan bertambah muda dan kami ingin dia tetap bermain hingga 2012 (Olimpiade London)."
"Lin Dan telah melewatkan dua event Super Series dan kini fokusnya diΒ Piala Thomas, kejuaraan dunia dan tentunya Asian Games. Saya tidak ingin para pemain kelelahan dan gagal tampil di kejuaraan besar."
(din/nar)











































