Pertandingan sengit terjadi di Rod Laver, Sabtu (30/1/2010), saat Serena berjumpa Henin untuk berebut mahkota juara Australia Terbuka. Di set pertama, Henin mampu mengejar dari ketinggalan 1-4 untuk menyamakan kedudukan 4-4 kendati akhirnya kalah 6-4 juga.
Pada set kedua Henin menyamakan kedudukan setelah kedua tenis sempat imbang 3-3. Henin melakukan break untuk unggul 4-3 sebelum merebut set kedua dengan 6-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat berhasil mengejar dengan menyamakan kedudukan jadi 2-2, Henin kemudian tak lagi berhasil meredam Serena. Alhasil, Serena memastikan kemenangan 6-2 di set ketiga, sekaligus menjadi juara usai menuntaskan pertandingan sengit.
"Itu pastinya adalah partai alot baik secara mental dan fisik. Kami berdua tampil untuk membuktikan sesuatu dan saya pikir pada akhirnya kami sudah melakukan itu," tegas Serena di Yahoosports.
Serena memang jadi pemenang dan Henin hanya jadi runner-up. Tapi melihat sepak terjang si petenis Belgia yang baru kembali ke dunia tenis usai sempat gantung raket, Serena tak ayal melontarkan pujian.
"Selamat untuk Justine karena sudah melakoni sebuah turnamen dengan luar biasa dan bikin aku kesulitan hari ini. Itu benar-benar final yang hebat, hasilnya bisa untuk siapa saja dan saya yakin dia kini sudah benar-benar kembali," puji Serena di AFP.
(krs/nar)











































