Kendati berhasil menjadi juara Australia Terbuka 2010, Serena tampak tidak terlalu fit. Tubuh petenis 28 tahun itu dipenuhi balutan perban di sejumlah bagian tubuhnya.
Hal itulah yang menjadi kecemasan Serena. Ia berharap dapat segera sembuh total guna tampil di Prancis Terbuka. Ia belum belum pernah jadi juara lagi di turnaman yang dihelat di lapangan Roland Garros itu sejak 2002.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serena mengaku, dirinya memang menginginkan juara di Rolland Garros, tetapi tidak akan ngoyo. "Saya tidak memikirkan itu (juara). Setiap kali saya memikirkannya, saya kalah di perempatfinal."
"Dan jujur saya, momen terbaik saya untuk menjuarainya adalah tahun lalu. Tapi setelah saya memimin 5-3 di set ketiga (melawan juara turnamen kala itu, Svetlana Kuznetsova) dan saya mengacaukannya."
Meski sering diterpa cedera, Serena tidak berniat untuk berhenti. Pemegang 12 kali juara grand slam ini ingin terus bermain dan berangan-angan dapat mengungguli perolehan trofi grand slam Roger Federer yang kini telah mencapai 15 buah.
"Saya tidak melihat sebuah akhir sekarang. Saya merasa ingin terus bermain selama saya bahagian dan menginginkannya dan saya menikmati hal ini," tambah Serena.
"Saya hanya ingin bersama Roger. Saya selalu mencoba untuk memburunya, tapi dia selalu menang. Saya seperti berharap agar dia kalah. orang ini sungguh menakjubkan."
(roz/roz)











































